
KETAPANG, MENITNEWS.id– Manajemen Teduh Coffee and Eatery resmi mendaftarkan puluhan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Ketapang.
Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen manajemen dalam memberikan perlindungan serta rasa aman bagi para karyawan selama menjalankan aktivitas pekerjaan.
Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang, Dian Zulfikar, kepada pemilik dan manajemen Teduh Coffee and Eatery, Jumat (14/8/2026).
Dian Zulfikar, mengapresiasi langkah pemilik dan manajemen Teduh Coffee and Eatery yang telah mendaftarkan puluhan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut Dian, kepesertaan tersebut menunjukkan adanya kepedulian dan komitmen dari pihak manajemen Teduh Coffee and Eatery terhadap perlindungan dan kesejahteraan para pekerjanya.
“Kami sangat mengapresiasi Teduh Coffee and Eatery yang sudah mau melindungi dan peduli terhadap karyawannya melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan langkah yang sangat baik dari pelaku usaha dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja,” ujar Dian.
Ia berharap langkah yang dilakukan Teduh Coffee and Eatery dapat menjadi contoh sekaligus mendorong munculnya kesadaran dari para pengusaha lainnya di Kabupaten Ketapang untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada seluruh pekerjanya.
“Kami berharap apa yang dilakukan Teduh ini bisa menjadi contoh dan menimbulkan kesadaran-kesadaran baru bagi pengusaha-pengusaha lain yang ada di Ketapang, bahwa perlindungan terhadap pekerja merupakan hal yang penting dan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama,” katanya.
Pemilik Teduh Coffee and Eatery, Theo Bernadhi, S.Sos mengatakan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawan telah menjadi bagian dari komitmen manajemen sejak awal usaha tersebut berdiri.
Menurutnya, seluruh biaya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung oleh manajemen dan tidak mengurangi gaji para karyawan.
“Ini bukan hanya tentang memberikan lapangan pekerjaan, tetapi juga bagaimana kami memberikan rasa aman dan perlindungan kepada karyawan, baik saat bekerja maupun ketika mereka berangkat dan pulang bekerja,” ujar Theo.
Ia menegaskan, perlindungan terhadap pekerja merupakan bagian dari tanggung jawab pelaku usaha. Dengan adanya jaminan tersebut, ia berharap para karyawan dapat bekerja dengan lebih tenang dan nyaman.
Theo menyebut, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya Teduh Coffee and Eatery untuk terus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, khususnya dalam menciptakan ruang kerja yang aman dan nyaman bagi anak-anak muda Ketapang.
“Kami ingin terus memberikan dampak positif. Harapannya, para karyawan juga merasa lebih aman dan nyaman dalam bekerja di Teduh Coffee and Eatery,” katanya.
Theo juga mengapresiasi sejumlah coffee shop dan pelaku usaha di Kabupaten Ketapang yang telah mendaftarkan para pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dan kesejahteraan pekerja.
“Pelaku usaha tidak hanya sekadar mencari keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan karyawannya. Ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman,” pungkasnya.(mr)
