
BUKA GAWAI : Sekda Ketapang, Alexander Wilyo, membuka Gawai Adat Dayak Ketapang VIII di Sandai, Senin (10/10).
KETAPANG, MENITNEWS.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, membuka Gawai Adat Dayak Kabupaten Ketapang VIII, pada Senin (10/10). Gawai Adat Dayak Kabupaten Ketapang tahun ini diselenggarakan di Kecamatan Sandai.
Alex mengatakan, Gawai Adat Dayak merupakan wujud rasa syukur kepada Duata Perimbang Alam Bumi, Tuhan Yang Maha Esa atas apa yang diterima sepanjang tahun berupa hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil usaha dan juga kesehatan bagi seluruh warga masyarakat.
Alex mmengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat Kecamatan Sandai yang telah bekerja dengan kompak dan penuh dengan rasa kekeluargaan. “Gawai Dayak yang kita laksanakan ini merupakan event budaya yang dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat adat terhadap warisan budaya leluhur yang patut kita dilestarikan,” katanya.
Dia menjelaskan, kegiatan ini juga menampilkan berbagai macam acara kesenian, perlombaan permainan rakyat dan olahraga tradisional serta pameran produk kerajinan khas Dayak yang dapat menarik kunjungan wisatawan lokal maupun nasional. “Masyarakat adat adalah pemilik dan penggerak kebudayaan, pelestarian seni dan budaya yang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat Adat” terang Sekda.
Pemkab Ketapang memberikan kesempatan yang sama kepada paguyuban, etnis dan komunitas budaya di Kabupaten Ketapang untuk berpartisipasi dalam pelestarian dan pengembangan budaya daerah agar tetap lestari dan terus berkembang.
“Sebagai wujud perhatian terhadap pelestarian budaya daerah, maka setiap tahun anggaran Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran fasilitas pelaksanaan seni dan budaya di Kabupaten Ketapang. Salah satunya adalah Gawai Adat Dayak Kabupaten Ketapang VIII ini yang kita laksanakan di Kecamatan Sandai,” ungkapnya.
Acara pembukaan Gawai Adat Dayak VIII dihadiri Raja Hulu Aik Laman Sembilan Domong Sepuluh, Ketua DAD Ketapang, Kapolres Ketapang, Dandim 1203 Ketapang, Danlanal Ketapang, Ketua DPRD Ketapang, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua Paguyuban Etnis, dan demong adat. (*)
