
GREBEG SURO : Sekda Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri acara puncak Grebeg Suro di Rumah Joglo di Jalan Lingkar Kota Ketapang, Minggu (7/8) malam.
KETAPANG, MENITNEWS.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri puncak kegiatan Grebeg Suro di Rumah Joglo Paguyuban Jawa Ketapang, Minggu (7/8) malam. Acara puncak Grebek Suro tersebut dilaksanakan dengan menggelar wayang kulit semalam suntuk dengan lakon “Semar Bangun Kayangan”.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari ulang tahun Keluarga Besar Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang yang ke-25 yang dirangkaikan dengan peringatan 1 Suro dan tahun baru Islam 1444 Hijriah.
Sekda Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan pagelaran ini sebagai bagian dari promosi budaya untuk melestarikan budaya daerah. “Saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kepada para pelaku seni dan budaya tradisional agar secara continue terlibat dalam pelestarian seni dan budaya daerah,” harapnya.
Dia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Ketapang memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendorong dan membudayakan potensi budaya di Kabupaten Ketapang agar tetap lestari dan terus berkembang serta dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Maka sebagai wujud kebudayaan tersebut setiap tahun Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran fasilitasi pelaksanaan acara seni budaya seluruh paguyuban etnis yang ada di Kabupaten Ketapang,” ungkapnya.
Selain itu, Alex juga menyampaikan bahwa Pemkab Ketapang akan menetapkan Grebeg Suro menjadi agenda rutin Kabupaten Ketapang. Pemkab Ketapang juga akan memprioritaskan finishing pembangunan rumah adat Jawa tahun anggaran 2023.
“Pemda Ketapang secara khusus juga berharap agar keluarga besar Jawa Kabupaten Ketapang maupun etnis lainnya dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Ketapang sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, yakni melanjutkan Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera,” pungkasnya. (*)
