Pipa Induk Putus Akibat Proyek, Warga Ketapang Keluhkan Air Terhenti di Tengah Kemarau

‎
‎KETAPANG, MENITNEWS.ID – Gangguan distribusi air bersih Perumda Tirta Pawan Ketapang dikeluhkan masyarakat. Pipa induk yang putus setelah terkena galian excavator proyek di Jalan S. Parman, tepatnya di depan Lapas Ketapang, membuat pasokan air ke sejumlah wilayah terhenti sejak Rabu (23/09/2026).
‎
‎Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat karena terjadi di tengah kemarau berkepanjangan yang membuat sebagian warga semakin bergantung pada pasokan air dari Perumda untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
‎
‎Hingga Sabtu (26/09/2026), gangguan distribusi air masih terjadi. Sedikitnya 17 ruas jalan dan wilayah pelayanan terdampak, di antaranya Jalan Lingkar Kota, Sukaharja, Kalinilam, Paya Kumang, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan S. Parman hingga Jalan HOS Cokroaminoto.
‎
‎Ribuan pelanggan Perumda Tirta Pawan pun harus menghadapi terhentinya pasokan air bersih selama proses perbaikan berlangsung.
‎
‎Wadi, salah satu warga yang terdampak, mengatakan kondisi tersebut cukup menyulitkan masyarakat. Terlebih dalam beberapa waktu terakhir kondisi cuaca yang kering membuat kebutuhan air menjadi semakin penting.
‎“Air ini kebutuhan sehari-hari. Apalagi sekarang kondisi kemarau, tidak semua warga punya sumber air lain yang bisa digunakan. Kalau air PDAM berhenti, aktivitas masyarakat ikut terganggu,” ujarnya.
‎
‎Menurutnya, warga berharap perbaikan pipa dapat segera diselesaikan sehingga distribusi air kembali normal.
‎
‎Keluhan serupa disampaikan Dedi, Ia mengatakan terhentinya aliran air membuat warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
‎“Kalau hanya sebentar mungkin masih bisa dicari solusinya. Tapi kalau sampai beberapa hari, tentu sangat menyulitkan. Apalagi sekarang sedang kemarau,” katanya.
‎
‎Warga juga mempertanyakan bagaimana pipa induk yang menjadi bagian penting dari jaringan distribusi air bersih tersebut bisa terkena alat berat saat pekerjaan proyek berlangsung.
‎
‎Sebelumnya, Perumda Tirta Pawan melalui akun Instagram resminya telah menyampaikan penghentian sementara distribusi air sebagai dampak kerusakan pipa tersebut.
‎
‎Bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jaringan Perumda untuk kebutuhan mandi, mencuci, memasak dan kebutuhan rumah tangga lainnya, terhentinya pasokan selama beberapa hari menjadi persoalan yang cukup berat, terlebih di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung.(mr)

Berita Terkait

Leave a Comment