Bupati Kawal Pembentukan BNNK Ketapang

Teks foto
KOORDINASI : Kepala BNNP Kalbar, Brigjen Pol. Totok Lisdiarto, menemui Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Selasa (11/8).

KETAPANG, MENITNEWS.id – Pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ketapang segera terwujud. Hal ini terungkap saat Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat, Brigjen Pol. Totok Lisdiarto, menemui Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Selasa (11/8).

Pertemuan ini bukan sekadar agenda koordinasi biasa. Pertemuan ini membahas salah satu agenda penting, yakni memastikan kesiapan Ketapang menuju pembentukan BNNK Ketapang.

Selain Kepala BNNP, hadir juga Kabid Pemberantasan, Kepala BNNK Kubu Raya, serta tim teknis. Sementara dari Pemerintah Kabupaten Ketapang hadir Asisten Administrasi Umum dan Kepala Bagian Organisasi Setda Ketapang.

“Tidak hanya membicarakan kebutuhan administratif, tetapi juga memastikan kesiapan daerah dari sisi kelembagaan, sarana dan prasarana, hingga dukungan pemerintah daerah terhadap operasional BNNK nantinya,” kata Alex.

Dalam pertemuan tersebut, tim BNNP Kalbar melakukan peninjauan dan pengecekan terhadap berbagai kesiapan yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Ketapang sebagai bagian dari proses pengusulan pembentukan BNNK Ketapang.

Bagi Pemkab Ketapang, kesiapan tersebut merupakan bentuk keseriusan daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Dukungan tidak berhenti pada penyediaan tempat dan fasilitas, tetapi juga diarahkan agar keberadaan BNNK nantinya benar-benar mampu memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Proses pembentukan BNNK Ketapang sendiri masih melalui sejumlah tahapan sesuai mekanisme kelembagaan. Usulan tersebut telah diproses di lingkungan BNN RI dan selanjutnya akan memasuki tahapan pembahasan pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), sebelum ditetapkan melalui keputusan resmi.

“Karena itu, verifikasi dan peninjauan yang dilakukan BNNP Kalbar menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan daerah sebelum proses tersebut berlanjut ke tahapan berikutnya,” ungkap Alex.

Bagi masyarakat Ketapang, kehadiran BNNK nantinya diharapkan membawa manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar berdirinya sebuah kantor pemerintahan.

Dengan adanya BNNK di tingkat kabupaten, akses masyarakat terhadap program pencegahan, edukasi, pemberantasan, hingga layanan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika diharapkan semakin dekat. Keluarga yang membutuhkan layanan tidak lagi harus menghadapi keterbatasan akses karena seluruh dukungan dapat dikembangkan lebih dekat dengan masyarakat.

Di sisi lain, program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat diperkuat secara lebih sistematis, mulai dari lingkungan pendidikan, keluarga, komunitas, pemerintahan desa hingga berbagai kelompok masyarakat.

Keberadaan BNNK juga diharapkan memperkuat koordinasi dengan kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga pendidikan, serta elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks.

Alexmenegaskan, Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus mengawal proses pembentukan BNNK hingga seluruh tahapan kelembagaan selesai.

“Perlindungan anak-anak dan generasi muda kita adalah prioritas utama. Kehadiran BNNK adalah wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan rakyat,” tegasnya.

“Kami akan kawal proses ini sampai seluruh tahapan selesai dan keputusan resmi terbit, karena ini bukan hanya tentang kelembagaan, tetapi tentang investasi kemanusiaan untuk masa depan Ketapang,” lanjut Alex.

Dia juga menambahkan, upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika membutuhkan kerja bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat secara luas.

Lebih dari sekadar sebuah institutsi, BNNK diharapkan menjadi benteng perlindungan masyarakat sekaligus bagian dari ikhtiar besar menyelamatkan generasi muda Ketapang agar tumbuh sehat, produktif, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Kepala BNNP Kalbar, Brigjen Pol. Totok Lisdiarto, memberikan apresiasi terhadap keseriusan Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mempersiapkan kebutuhan pembentukan BNNK.

“Kesiapan daerah menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong agar proses pembentukan kelembagaan tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan,” ungkap Totok. (*)

Berita Terkait