Bupati Ajak Masyarakat Donor Darah sebagai Budaya Peduli Sesama

Teks foto
DONOR DARAH : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengecek tensi darah sebelum melakukan donor darah, kemarin (13/7).

KETAPANG, MENITNEWS.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengajak masyarakat Ketapang untuk melakukan donor darah sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Tak hanya mengajak, Alex juga mendonorkan darah pada meluncurkan donor darah Ketapang Sehat di Pendopo Bupati, Senin (13/7).

Kegiatan sosial tersebut diinisiasi oleh Yayasan Laskar Peduli Ketapang. Hal ini menjadi langkah awal dalam membangun gerakan sosial kemanusiaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Ketapang.

Alex mengapresiasi kepada Yayasan Laskar Peduli Ketapang yang telah menggagas kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu contoh nyata kolaborasi masyarakat bersama pemerintah dalam membangun daerah, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Laskar Peduli Ketapang beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi kegiatan donor darah ini. Ini adalah kegiatan sosial yang sangat positif dan patut kita dukung bersama,” ucapnya.

Dia menilai, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sangat sederhana, namun memiliki manfaat yang sangat besar, karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Dia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya pada seremoni peluncuran, melainkan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Yang terpenting bukan hanya launching hari ini, tetapi bagaimana kegiatan donor darah ini dapat terus berjalan secara rutin dan menjadi gerakan bersama masyarakat Kabupaten Ketapang,” harapnya.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mulai membiasakan diri menjadi pendonor darah secara sukarela. Selain membantu sesama, donor darah juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor, karena membantu proses regenerasi sel darah dalam tubuh.

“Melalui donor darah, kita bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga menjaga kesehatan diri sendiri. lni adalah bentuk kepedulian yang memberikan manfaat bagi semua pihak,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Alex juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga lembaga pendidikan untuk bersama-sama mendukung gerakan donor darah.

Dia berharap setiap instansi dapat secara berkala menyelenggarakan kegiatan donor darah sehingga kebutuhan darah di Kabupaten Ketapang dapat terpenuhi dengan baik.

“Kegiatan donor darah tidak harus dilaksanakan di satu tempat. Bisa dilakukan di kantor-kantor, instansi, perusahaan, sekolah maupun pada setiap kegiatan besar yang melibatkan masyarakat. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan untuk membantu sesama,” ungkapnya.

Bupati juga meminta Dinas Kesehatan bersama PMI Ketapang agar terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk memastikan pelaksanaan donor darah berjalan dengan aman, lancar, dan berkesinambungan.

Menurutnya, penyediaan stok darah merupakan salah satu kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan yang harus mendapat perhatian bersama. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, PMI, organisasi sosial, dunia usaha, serta seluruh lapisan masyarakat.

“Persoalan kemanusiaan tidak bisa diselesaikan sendiri. Kita membutuhkan sinergi dan gotong royong semua pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi antusiasme para relawan yang hadir untuk mendonorkan darahnya. Dia berharap jumlah pendonor sukarela di Ketapang terus meningkat, sehingga kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan dapat selalu terpenuhi. (*)

Berita Terkait