
PKKMB : Sebanyak 1.291 mahasiswa UPGRI Pontianak mengikuti PKKMB.
MENITNEWS.id, PONTIANAK – Universitas PGRI Pontianak (UPGRI) kembali melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Tahun ini, pihak kampus mengusung tema “Membentuk Mahasiswa Cerdas, Berkarakter, Inovatif dan Berdaya Saing Global, Menuju Kampus Berdampak.”
Sebanyak 1.291 mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan PKKMB yang menjadi momentum penting dalam mengenalkan lingkungan akademik, kehidupan kemahasiswaan, nilai-nilai kebangsaan, serta budaya akademik di lingkungan Universitas PGRI Pontianak.
Kegiatan PKKMB Universitas PGRI Pontianak Tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pontianak memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
“Kami menyambut baik pelaksanaan PKKMB Universitas PGRI Pontianak. Mahasiswa baru adalah generasi penerus yang nantinya akan berperan dalam pembangunan Kota Pontianak. Karena itu, kami berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Edi Rusdi Kamtono.
Ia juga mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan kesempatan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan sebaik-baiknya, membangun jejaring, serta berani menciptakan berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Pontianak, Muhamad Firdaus, menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru, tetapi merupakan langkah awal untuk membentuk karakter dan pola pikir mahasiswa sebagai insan akademik yang memiliki kompetensi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak harus menjadi mahasiswa yang cerdas, memiliki karakter yang kuat, inovatif, serta mampu berdaya saing tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga di tingkat global. Kampus harus mampu melahirkan generasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Muhamad Firdaus.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, berinovasi, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Kita ingin mahasiswa baru ini menjadi bagian dari transformasi Universitas PGRI Pontianak menuju kampus yang berdampak. Ilmu yang diperoleh di kampus harus dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Tema PKKMB tahun ini sejalan dengan komitmen Universitas PGRI Pontianak dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, inovasi, serta peningkatan daya saing mahasiswa.
Selama pelaksanaan PKKMB, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi dan pengalaman yang berkaitan dengan kehidupan perguruan tinggi, akademik, organisasi kemahasiswaan, pengembangan karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, hingga pengenalan berbagai program dan fasilitas yang tersedia di lingkungan Universitas PGRI Pontianak.
Rangkaian PKKMB Tahun 2026 kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin. Penutupan tersebut menjadi momentum bagi 1.291 mahasiswa baru untuk melanjutkan perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Universitas PGRI Pontianak.
Dalam kesempatan tersebut, Satarudin menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi intelektual yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah.
“Mahasiswa jangan hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Jadilah generasi yang mampu memberikan gagasan, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Manfaatkan masa kuliah untuk membangun kompetensi dan karakter, sehingga setelah lulus nanti benar-benar siap berkontribusi untuk daerah dan bangsa,” ungkap Satarudin.
Ia berharap mahasiswa Universitas PGRI Pontianak dapat menjadi generasi yang memiliki daya saing tinggi, tetap menjunjung nilai-nilai karakter, serta mampu membawa nama baik almamater di tingkat nasional maupun global.
Kehadiran Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono pada pembukaan dan Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin pada penutupan menjadi bentuk dukungan serta sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dengan berakhirnya rangkaian PKKMB 2026, sebanyak 1.291 mahasiswa baru Universitas PGRI Pontianak secara resmi memulai perjalanan akademiknya sebagai bagian dari civitas akademika.
Universitas PGRI Pontianak berkomitmen untuk terus mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan potensi, kompetensi, karakter, kreativitas, dan kepemimpinan sehingga mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, inovatif, berdaya saing global, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (as)
