
Kalimantan Barat, MENITNEWS.id — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan. Sebanyak 45.000 liter air bersih layak konsumsi disalurkan kepada warga di sejumlah wilayah Kalimantan Barat yang mengalami keterbatasan pasokan air di tengah kondisi kemarau dan dampak karhutla.
Bantuan tersebut disalurkan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Barat bersama DPD IMM Jawa Timur melalui program “Seribu Senyum” pada Jumat (18/9/2026).
Penyaluran air bersih layak konsumsi dilakukan di lima titik yang berada di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Masing-masing titik mendapatkan bantuan sebanyak 9.000 liter, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 45.000 liter air bersih layak konsumsi.
Lima titik penyaluran tersebut meliputi Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya; Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak; Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya; Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya; serta Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Bendahara DPD IMM Kalbar Muhammad Fikri Bagus Pratama mengatakan, penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian IMM terhadap masyarakat yang terdampak karhutla dan mengalami keterbatasan pasokan air.
“Air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, ketika warga mengalami keterbatasan pasokan air, kami berupaya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.
Ia mengatakan, kondisi kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah turut meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan air. Karena itu, IMM berupaya membantu masyarakat melalui penyaluran air bersih layak konsumsi secara langsung ke sejumlah titik yang membutuhkan.
Menurutnya, kolaborasi DPD IMM Kalbar bersama DPD IMM Jawa Timur melalui program “Seribu Senyum” merupakan bagian dari kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla dan mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih layak konsumsi.
“Harapannya bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang terdampak karhutla dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih layak konsumsi,” ujarnya.
Sebanyak 45.000 liter air bersih layak konsumsi tersebut disalurkan melalui lima titik pembagian, dengan masing-masing titik menerima 9.000 liter. Bantuan diberikan secara langsung kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran tersebut menjadi bentuk kepedulian IMM bersama para pihak yang terlibat dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla dan kondisi kemarau di Kalimantan Barat.(*)
