Ratusan Pelari Meriahkan Bhayangkara Run 2026

Teks foto
LEPAS PESERTA : Bupati dan Kapolres Ketapang melepas peserta Bhayangkara Run 2026 di halaman Citi Mall Ketapang, Minggu (12/7) pagi.

KETAPANG, MENITNEWS.id – Ratusan pelari padati halaman Citimall Ketapang Minggu (12/7) pagi. Para peserta tersebut mengikuti Bhayangkara Run 2026 yang digelar Polres Ketapang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara.

Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan kehadiran jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, komunitas lokal, hingga deretan figur publik ibu kota seperti Tarra Budiman, Danar Gurito, dan Rolan Sihombing yang turut berbaur di tengah meleburnya semangat warga.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengapresiasi langkah Polres Ketapang yang tidak hanya sukses menggerakkan massa lewat olahraga, tetapi juga berhasil menghidupkan kembali tradisi Car Free Day (CFD) di Ketapang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Ketapang beserta seluruh jajaran,” ucap Alex.

“Kehadiran kembali Car Free Day merupakan langkah positif yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat sekaligus mempererat kebersamaan,” lanjutnya.

Baginya, esensi dari Bhayangkara Run ini jauh melampaui sebuah kompetisi lari atau sekadar ajang olahraga rekreasi. Acara ini adalah simbol nyata dari kuatnya sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan ini diyakini menjadi pondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ketapang. Daerah yang aman akan menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks ke depan, Alex mengingatkan bahwa ego sektoral harus dikesampingkan. Kolaborasi dan semangat gotong royong antarinstansi adalah kunci utama untuk membawa perubahan nyata bagi Ketapang.

Melalui momentum sewindu usia Bhayangkara ini, dia berharap Polres Ketapang dapat terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, dan semakin lekat di hati masyarakat sebagai mitra strategis pemerintah.

Sementara itu, Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, mengatakan Ketapang Bhayangkara Run bukan sekadar perlombaan lari, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, mempererat silaturahmi, serta membangun semangat persatuan,” kata Harris.

Perlombaan dibagi dalam dua kategori, yakni 5 kilometer pelajar yang diikuti sekitar 115 peserta dan 5 kilometer umum dengan sekitar 573 peserta.

Para pelari menempuh rute yang dimulai dari Citimall Ketapang menuju simpang RSUD dr. Agoesdjam, Jalan Kolonel Sugiono, Simpang H. Sani, Bundaran Ale-Ale, Bundaran DMC, Jalan R. Suprapto, sebelum kembali finis di Citimall Ketapang.

Selain memperebutkan hadiah podium dengan total puluhan juta rupiah untuk kategori umum maupun pelajar putra dan putri, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik, termasuk voucher umrah gratis. (*)

Berita Terkait