Cahaya Harapan Menyala di Tanjung Lambai, Bupati Ketapang Tancapkan Tiang Listrik Perdana


KETAPANG, MENITNEWS.ID – Harapan panjang masyarakat Dusun Tanjung Lambai, Desa Senduruhan, Kecamatan Hulu Sungai, untuk terbebas dari belenggu kegelapan akhirnya menemukan titik terang. Setelah puluhan tahun hidup tanpa akses listrik memadai, babak baru pembangunan resmi dimulai dengan ditancapkannya tiang listrik pertama oleh Bupati Ketapang dalam kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Ramadan, Sabtu (28/2/2026).

‎Momentum bersejarah itu bukan sekadar seremoni. Ia menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat pelosok yang selama ini jauh dari jangkauan infrastruktur dasar.

‎Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Ketapang tersebut disambut meriah dan penuh makna. Prosesi adat setempat digelar sebagai bentuk penghormatan, disusul atraksi pencak silat yang memukau warga dan rombongan. Kunjungan ini terasa semakin istimewa karena menjadi kali pertama seorang kepala daerah menginjakkan kaki secara resmi di Dusun Tanjung Lambai.
‎“Ini adalah bentuk penghormatan luar biasa dari masyarakat. Kehormatan yang sangat saya hargai. Saya datang bukan hanya sebagai Bupati, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar Ketapang,” ujar Bupati dalam sambutannya.

‎Suasana kebersamaan begitu terasa saat waktu berbuka puasa tiba. Bertempat di Masjid Al-Hidayah, satu-satunya pusat peribadatan di dusun tersebut, Bupati duduk bersila bersama warga di atas permadani sederhana. Tanpa sekat protokoler yang kaku, dialog santai tentang kondisi ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur mengalir hangat di antara hidangan berbuka.

‎Tidak berhenti di situ, demi menyerap aspirasi secara langsung, Bupati memilih untuk bermalam di salah satu rumah warga. Keputusan itu diambil agar ia benar-benar merasakan denyut kehidupan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses listrik dan fasilitas dasar lainnya. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat yang menilai kehadiran pemimpin daerah secara langsung memberikan harapan dan semangat baru bagi warga.

‎Gotong Royong Menancapkan Sejarah
‎Puncak kunjungan terjadi keesokan paginya. Bersama tim PLN dan warga setempat, Bupati turun langsung bergotong royong menancapkan tiang listrik pertama. Keringat yang jatuh pagi itu menjadi saksi dimulainya perubahan besar bagi Tanjung Lambai.

‎Momentum tersebut disambut haru oleh warga. Sebagian tak mampu menyembunyikan rasa syukur karena akhirnya dusun mereka mulai tersentuh jaringan listrik yang selama ini hanya menjadi harapan.
‎“Kehadiran saya di sini bukan sekadar kunjungan formal. Saya ingin melihat dan merasakan langsung kehidupan masyarakat. Penyambutan dengan adat dan pencak silat ini menunjukkan kekayaan budaya dan kerukunan yang harus kita jaga bersama,” tegas Bupati.

‎Sebagai penanda sejarah, dilakukan penandatanganan prasasti di atas papan kayu ikonik. Media kayu dipilih bukan tanpa makna, karena melambangkan bahwa komitmen pembangunan telah terpahat kuat di jantung dusun tersebut dan menjadi pengingat bagi generasi mendatang. Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan warga kurang mampu sebagai bagian dari kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

‎Kunjungan ini ditegaskan sebagai implementasi visi “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri”. Pemerintah daerah memastikan bahwa pembangunan tidak boleh terpusat di kota semata, tetapi harus menjangkau hingga pelosok, tanpa terkecuali.

‎Dengan dimulainya proyek elektrifikasi ini, masyarakat Dusun Tanjung Lambai kini menatap masa depan dengan optimisme baru. Dari wilayah yang selama ini diselimuti gelap, cahaya harapan perlahan mulai menyala, membawa harapan akan pendidikan yang lebih baik, ekonomi yang bergerak, dan kehidupan yang semakin layak.
‎Sejarah telah ditancapkan di Tanjung Lambai. Dan dari sana, terang itu akan menyebar.(mr)

Berita Terkait