Pemkab Gelar Silaturahmi Lintas Elemen

Teks foto
SILATURAHMI : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, bersama kepala daerah periode sebelumnya pada acara silaturahmi di Pendopo Bupati, Jumat (17/4) malam.

KETAPANG, MENITNEWS.id – Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar acara silaturahmi yang dirangkaikan dengan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah di Aula Pendopo Bupati Ketapang, Jumat (17/4) malam.

Acara ini dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, instansi vertikal, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk mantan pimpinan daerah sebelumnya.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan dan memperkuat sinergi lintas elemen dalam membangun daerah.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pemimpin daerah periode sebelumnya, termasuk mantan bupati dan sekretaris daerah, yang turut menghadiri acara tersebut.

“Esensi utama kegiatan tersebut adalah mempererat rasa kekeluargaan di tengah masyarakat. Saya menginginkan acara ini penuh kekeluargaan. Walaupun tidak seperti tahun lalu yang lebih terbuka, yang terpenting adalah semangat dan maknanya,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin tahunan, sekaligus sebagai ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Dia menegaskan bahwa pembangunan Ketapang tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah daerah semata, melainkan harus dilaksanakan secara bersama-sama melalui semangat gotong royong.

“Ketapang ini milik kita semua. Kita hidup di Tanah Kayong yang sama, menginjak tanah yang sama. Maka sudah sepatutnya kita bersama-sama membangun daerah ini,” katanya.

Alex mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengangkat kembali marwah Tanah Kayong dan kebesaran Tanjungpura agar Ketapang semakin diperhitungkan di tingkat regional maupun nasional.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyinggung langkah strategis pemerintah daerah, termasuk upaya memperjuangkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai solusi percepatan pembangunan.

“Usulan tersebut telah mendapat persetujuan dari DPRD Provinsi dan Gubernur Kalimantan Barat, serta telah diajukan kepada pemerintah pusat. Kita optimistis, walaupun ini berat, perjuangan tidak boleh berhenti. Kita yakin ke depan akan ada progres dan respons dari pemerintah pusat,” ujar Alex.

Bupati turut mengakui bahwa pembangunan di Kabupaten Ketapang menghadapi tantangan besar, mengingat luas wilayahnya yang hampir setara dengan Provinsi Jawa Barat. Kondisi tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang signifikan, terlebih di tengah kebijakan efisiensi keuangan yang juga dirasakan oleh berbagai daerah.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menyerah dan terus mencari solusi, salah satunya melalui kolaborasi dan gotong royong, termasuk dengan melibatkan dunia usaha.

Alex berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan, tidak hanya dalam forum formal, tetapi juga melalui berbagai pertemuan dan diskusi ke depan.

“Saya mohon saran dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Karena sekali lagi, membangun Ketapang bukan saya sendiri, tetapi kita bangun bersama,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait