KETAPANG, MENITNEWS.id – Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi kemarau ekstrem sepanjang tahun 2026. Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menyatakan Kabupaten Ketapang saat ini berada dalam status siaga kekeringan serta siaga bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Bupati mengatakan, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September dan diperkirakan berakhir pada Oktober…
Selanjutnya ...