
KETAPANG, MENITNEWS.ID — Bayi perempuan yang ditemukan warga di semak-semak dan diduga dibuang masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU bayi RSUD Agoesdjam Ketapang. Hingga Senin (19/1/2026), kondisi bayi tersebut masih dalam pengawasan ketat tim medis setelah sempat mengalami kejang pada pagi hari.
Plt Direktur RSUD Agoesdjam Ketapang sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira, mengatakan bahwa bayi tersebut diberi nama Srikandi sebagai simbol harapan dan semangat hidup.
“Kami memberi nama Srikandi karena Srikandi adalah simbol kekuatan dan kemandirian. Bayi ini sudah menunjukkan perjuangan luar biasa untuk bertahan hidup sejak awal,” ujar dr. Feria Kowira.
Ia menjelaskan, kondisi Srikandi saat ini masih membutuhkan penanganan medis intensif di ruang ICU bayi. Tim medis terus melakukan pemantauan ketat dan terapi lanjutan untuk menstabilkan kondisi kesehatan bayi.
“Kondisinya masih dirawat di ICU bayi, karena tadi pagi sempat mengalami kejang. Rumah sakit tetap berupaya maksimal untuk melakukan pemulihan,” jelasnya.
Menurut dr. Feria, fokus utama rumah sakit saat ini adalah keselamatan dan pemulihan kesehatan bayi, termasuk memastikan fungsi organ vital tetap terjaga.(mr)
