
KETAPANG, MENITNEWS.ID – Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelaksanaan Ziarah Akbar 2026 yang digelar di tiga makam bersejarah di Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Jumat (7/2/2026). Ratusan jamaah dari berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi Islam memadati makam Panglima Tentemak, KH Muhammad Said, dan Uti Usman.
Pantauan di lokasi, ratusan mobil dan puluhan sepeda motor telah memadati area Makam Tentemak sejak pagi hari. Kegiatan ziarah dimulai sekitar pukul 09.15 WIB dan mendapat sambutan antusias dari para peziarah.
Ketua Panitia Ziarah Akbar, Muhammad Iswadi (Amiadi), dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut murni lahir dari gerakan hati umat Muslim. Menurutnya, Ziarah Akbar tidak didorong oleh kepentingan politik maupun pihak tertentu.
“Ziarah Akbar ini terlaksana atas kesadaran dan keinginan masyarakat serta jamaah untuk menghidupkan tradisi ziarah, terlebih di bulan Sya’ban yang penuh berkah,” ujarnya.
Amiadi juga berharap kegiatan ini ke depan dapat menjadi destinasi wisata religi. Selain itu, pihak panitia berencana mengusulkan ketiga tokoh yang diziarahi untuk dipertimbangkan sebagai Pahlawan Nasional.
“Kami akan mengusulkan kepada Dinas Sosial agar Panglima Tentemak, KH Muhammad Said, dan Uti Usman dapat dipertimbangkan menjadi Pahlawan Nasional, mengingat kapasitas dan jasa-jasa besar mereka,” tegasnya.
Usai berziarah di Makam Tentemak, rombongan jamaah melanjutkan perjalanan secara konvoi menuju Makam KH Muhammad Said. Setibanya di lokasi, jamaah melaksanakan salat Zuhur berjamaah, beristirahat, serta menikmati makan siang. Panitia juga menyediakan hidangan prasmanan khusus bagi tamu undangan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, zikir, dan sholawat bersama di Makam KH Muhammad Said.
Rangkaian ziarah dilanjutkan menuju Makam Uti Usman. Antusiasme jamaah semakin terasa di penghujung acara, terutama saat rombongan melewati jembatan gantung yang bergoyang, menambah suasana keakraban dan keceriaan di antara para peziarah.
Ziarah Akbar 2026 ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Rois Syuriah Kecamatan Tumbang Titi, Ustadz Mas’udi, serta tausiyah penutup oleh Ustadz Juenii Ahmad dari Sungai Melayu. Keduanya berharap kegiatan ziarah ini dapat terus diistiqomahkan dan menjadi sarana mempererat persatuan umat Islam.
“Ziarah ini menunjukkan kuatnya persatuan umat Islam dari berbagai suku dan elemen masyarakat dalam menjunjung tinggi syariat agama Allah SWT, khususnya di bulan Sya’ban,” ujar Ustadz Juenii Ahmad. Ia juga berharap semangat menghormati para tokoh dan pejuang yang telah mengabdikan hidupnya di Tumbang Titi dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Ziarah Akbar 2026 pun menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kecintaan umat Muslim terhadap sejarah serta perjuangan para pendahulu di Kecamatan Tumbang Titi. (*)
