Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025–2029 Dilantik

Teks foto
LANTIK : Ketua Umum IPSI Kalbar, Alexander Wilyo, melantik Pengurus IPSI Ketapang, Sabtu (7/2).

KETAPANG, MENITNEWS.id – Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Ketapang periode 2025–2029, resmi dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Bupati Ketapang sekaligus Ketua Umum IPSI Kalimantan Barat, Alexander Wilyo, di Pendopo Bupati Ketapang, Sabtu (7/2).

Ketua IPSI Ketapang terpilih ditetapkan secara aklamasi melalui Musyawarah Kabupaten IPSI yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2025. Seluruh perguruan pencak silat yang ada di Ketapang sepakat memilih Luhur Paraitodi sebagai Ketua IPSI Ketapang periode 2025-2029.

Paraitodi mengatakan, setelah pelantikan pengurus IPSI Ketapang akan segera melaksanakan rapat kerja pertama sebagai langkah awal penyusunan program dan arah kebijakan organisasi pada periode kepengurusan yang baru.

Dia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan kebersamaan.

“Pencak silat bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga merupakan jati diri bangsa yang mengandung nilai disiplin, sportivitas, persaudaraan, serta warisan budaya luhur Indonesia. Oleh karena itu, IPSI harus menjadi wadah pemersatu seluruh perguruan pencak silat,” ungkapnya.

Ke depan, pengurus IPSI Ketapang berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan atlet secara terarah dan berkelanjutan, mendorong prestasi pencak silat di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, memperkuat sinergi dan persatuan antarperguruan pencak silat, serta enjalin kerja sama yang harmonis dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami terbuka terhadap saran, kritik, dan masukan yang bersifat membangun demi kemajuan organisasi dan olahraga pencak silat di Kabupaten Ketapang,” paparnya.

Bupati Ketapang sekaligus Ketua IPSI Kalimantan Barat, Alexander Wilyo, menegaskan bahwa setelah proses pemilihan dan pelantikan selesai, seluruh jajaran pengurus harus solid dan bersatu, serta tidak lagi membawa perbedaan pandangan yang dapat menghambat jalannya organisasi.

Dia menekankan bahwa kunci utama keberhasilan organisasi adalah kekompakan dan kebersamaan. “Oleh karena itu, seluruh pengurus diminta untuk mendukung penuh kepemimpinan Ketua IPSI yang baru demi kemajuan pencak silat di Kabupaten Ketapang,” pinta Alex.

Selain soliditas organisasi, Alex juga menyoroti pentingnya konsolidasi kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan, sehingga pembinaan pencak silat dapat berjalan merata dan terstruktur di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang.

Alex juga mendorong agar IPSI Ketapang terus memperjuangkan peningkatan sarana dan prasarana pencak silat, termasuk harapan ke depan agar Ketapang memiliki padepokan pencak silat yang representatif sebagai pusat pembinaan atlet, pelatih, dan wasit juri.

Menurutnya, pencak silat tidak hanya sekadar olahraga prestasi, tetapi merupakan warisan budaya bangsa dan jati diri nasional yang harus dijaga martabatnya. “IPSI diharapkan mampu menjadikan pencak silat semakin dicintai masyarakat, bersifat inklusif, dan menjadi kebanggaan seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.

Dia juga mengingatkan pentingnya pembinaan atlet melalui kejuaraan-kejuaraan pencak silat, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional, sebagai sarana seleksi dan peningkatan prestasi atlet.

“Saya optimistis, dengan kepengurusan baru yang solid, IPSI Kabupaten Ketapang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait