Atlet Disabilitas Ketapang Cici Juliani Raih Medali Perunggu di ASEAN ParaGames

‎KETAPANG, MENITNEWS.ID — Atlet tenis meja putri asal Kabupaten Ketapang, Cici Juliani, kembali mengharumkan nama Ketapang dan Indonesia di kancah internasional. Pada Asean ParaGames ke-13 di Thailand, Cici berhasil meraih medali perunggu pada kategori Tunggal Putri TT 10, bersaing dengan atlet-atlet terbaik Asia Tenggara.

‎Cici Juliani merupakan  putri daerah asli Ketapang yang telah menorehkan berbagai prestasi sejak tingkat nasional hingga internasional. Keberhasilannya di Asean ParaGames Thailand menjadi bukti konsistensi dan kerja keras panjang yang ia jalani selama ini.

‎Dalam pernyataannya, Cici mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya di dunia olahraga disabilitas.
‎“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pelatih saya, keluarga, dan teman-teman yang selalu mendukung. Medali perunggu ini adalah milik kalian juga. Saya akan terus berusaha lebih baik lagi, pencapaian kali ini sungguh sangat berarti buat saya,” ujar Cici.

‎Ia juga menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari doa dan usaha yang tidak pernah berhenti.
‎“Alhamdulillah, medali perunggu ini adalah hasil dari kerja keras dan doa yang tak pernah putus. Perunggu hari ini merupakan pembelajaran untuk emas di masa depan. Saya bersyukur masih diberi kesempatan berdiri di podium,” tambahnya.

‎Tak lupa, Cici menyampaikan terima kasih kepada Daud Yordan yang turut memberikan dukungan dan semangat kepadanya.

‎Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Ketapang, Andi Yusandi, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Cici Juliani. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet disabilitas asal Ketapang mampu bersaing di kancah internasional.
‎“Saya mengucapkan selamat kepada Cici Juliani atas prestasi yang luar biasa ini. Semoga ke depan di Ketapang semakin banyak lagi adik-adik disabilitas yang siap berprestasi seperti Cici sekarang ini,” ujar Andi Yusandi.

‎Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas agar tidak ragu mengembangkan potensi anak-anak mereka melalui olahraga.
‎“Pesan saya kepada para orang tua yang punya anak disabilitas, jangan biarkan mereka hanya di rumah saja. Ayo bergabung bersama kami di NPCI Kabupaten Ketapang. Kami akan berusaha membimbing dan mengarahkan sesuai dengan bakat dan keahlian masing-masing,” tegasnya.

‎Andi Yusandi menambahkan bahwa NPCI Ketapang memiliki semboyan yang selalu menjadi pegangan dalam pembinaan atlet disabilitas.
‎“Jangan pernah hitung apa yang kurang dari dirimu, tapi hitunglah apa yang lebih dari dirimu,” katanya.

‎Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Ketapang yang dinilai terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap kemajuan olahraga disabilitas di daerah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Dinas Olahraga Kabupaten Ketapang atas dukungan yang diberikan tanpa kenal lelah.
‎“Semoga olahraga disabilitas di Ketapang terus berkembang dan berjaya,” pungkasnya.

‎Prestasi Cici Juliani di Asean ParaGames Thailand diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda disabilitas di Ketapang untuk terus berani bermimpi, berlatih, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis : M. Ramadani

Berita Terkait

Leave a Comment