Manggala Agni dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Kuala Satong Selama Dua Hari

KETAPANG, MENITNEWS.id – Personel Manggala Agni Daops Kalimantan X Ketapang bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang.

Operasi pemadaman intensif ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, terhitung sejak 21 hingga 22 Januari 2026.

​Upaya pemadaman ini merupakan langkah krusial untuk memutus perambatan api agar tidak meluas ke kawasan hutan dan lahan produktif masyarakat.

Kekuatan penuh dikerahkan melalui kolaborasi solid antara ​Manggala Agni Daops Kalimantan X Ketapang,​BPBD Kabupaten Ketapang, ​KPH Ketapang Selatan, masyarakat, ​TNI dan Polri

​Beberapa hari sebelumnya, tim satgas dalkarhutla Kabupaten Ketapang tersebut telah melakukan mitigasi pada 20 Januari 2026 dengan menggelar inspeksi sarana dan prasarana di areal komplek Rumah Adat Melayu.

Pengecekan ini meliputi kesiapan mesin pompa, selang, ketersediaan sumber air, hingga penguatan jalur koordinasi antar-instansi guna memastikan operasional di lapangan berjalan tanpa kendala teknis.

​Kepala Daops (Kadaops) Manggala Agni Kalimantan X Ketapang, Rudi Windra Darisman, S.I.P., menegaskan bahwa kecepatan respons adalah kunci utama dalam pengendalian kebakaran di lahan gambut dan mineral.

“Kegiatan Pemadaman di Desa Kuala Satong ini adalah bentuk komitmen nyata kami dalam merespons cepat setiap titik api. Kami bekerja secara terintegrasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan unsur lainnya untuk memastikan api benar-benar padam hingga ke permukaan bawah, sehingga tidak muncul titik api baru (re-ignition),” ujar Rudi.

​Dia juga menambahkan apresiasinya terhadap peran serta masyarakat. _

“Sinergi ini adalah kekuatan kami. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari praktik pembakaran lahan, dan segera melaporkan sekecil apa pun indikasi asap agar penanganan dini dapat segera dilakukan,” tuturnya.

​Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang Bapak Yunifar Purwantoro menyatakan bahwa BPBD Kabupaten Ketapang terus bersiaga penuh dalam memfasilitasi koordinasi antar-instansi guna memastikan penanganan karhutla di wilayah kita berjalan cepat dan tepat sasaran.

Kejadian di Desa Kuala Satong ini menjadi pengingat bahwa dinamika cuaca dan kondisi lahan saat ini memerlukan kewaspagaan tinggi dari seluruh elemen.

​”Kami meminta seluruh lapisan masyarakat dan pihak perusahaan perkebunan untuk memperketat pengawasan di wilayahnya masing-masing. Jangan melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun, karena di tengah kondisi seperti ini, api kecil bisa dengan sangat cepat menjadi tidak terkendali. Segera hubungi Pusdalops BPBD atau posko terdekat jika melihat kepulan asap,” katanya.

​Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan stabilitas ekosistem di Kabupaten Ketapang tetap terjaga. Kesiapsiagaan ini bukan sekadar pemadaman, melainkan upaya berkelanjutan untuk mewujudkan Ketapang bebas asap. (*)

Berita Terkait

Leave a Comment