Kasus Narkoba Libatkan Anak di Bawah Umur, LAKI Ketapang Desak Pengusutan dan Pembentukan BNN Kabupaten


KETAPANG, MENITNEWS.ID — Wakil Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Ketapang, Ujang Yandi, mendesak pihak terkait untuk serius melakukan pengusutan terhadap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Ketapang, khususnya di wilayah Kecamatan Laur dan Kecamatan Air Upas.

‎Desakan tersebut disampaikan Ujang Yandi menanggapi beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan penggerebekan terhadap sejumlah siswa SMP di Kecamatan Air Upas yang diduga mengonsumsi narkoba di dalam ruang kelas sekolah. Peristiwa itu sempat direkam oleh warga dan videonya menyebar luas di media sosial, sehingga menimbulkan keprihatinan publik.

‎Dalam rekaman video yang beredar, terlihat warga memergoki para siswa berada di dalam ruang kelas sekolah. Di lokasi kejadian, warga menemukan alat isap atau bong yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba. Temuan tersebut langsung memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

‎Ujang Yandi menegaskan, meskipun hasil tes urine terhadap para siswa tersebut dinyatakan negatif, kejadian ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, keberadaan alat isap narkoba di lingkungan sekolah merupakan sinyal kuat bahwa ancaman narkoba telah merambah hingga ke anak-anak di bawah umur.
‎“Walaupun hasil tes urine negatif, fakta ditemukannya alat isap di ruang kelas adalah alarm keras bagi kita semua. Ini menunjukkan bahwa narkoba sudah masuk ke lingkungan pendidikan dan menyasar anak-anak kita,” tegas Ujang Yandi, Rabu(07/01/2026).

‎Ia menilai, kondisi ini menuntut keseriusan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan dan penindakan secara menyeluruh. Ujang juga meminta agar aparat tidak hanya berhenti pada kasus yang viral, tetapi menelusuri jaringan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, khususnya di wilayah Kecamatan Laur dan Air Upas yang dinilai rawan.

‎Lebih lanjut, Ujang Yandi juga kembali mendesak agar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ketapang segera dibentuk. Menurutnya, keberadaan BNN di tingkat kabupaten sangat penting untuk memperkuat upaya pencegahan, edukasi, rehabilitasi, serta pemberantasan narkoba secara terstruktur dan berkelanjutan.
‎“Kami mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait agar segera memperjuangkan pembentukan BNN Kabupaten Ketapang. Dengan luas wilayah Ketapang saat ini, Ketapang sangat membutuhkan lembaga khusus yang fokus menangani persoalan narkotika,” ujarnya.(mr)

Berita Terkait

Leave a Comment