
KETAPANG, MENITNEWS.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Ketapang.
Menurutnya, infrastruktur tidak hanya dimaknai sebagai sarana fisik, tetapi sebagai penghubung kehidupan sosial, ekonomi, dan pelayanan dasar masyarakat.
Melalui surat edaran pada Februari 2025 lalu, Alex mendorong peran aktif dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dalam mendukung penanganan kerusakan ruas-ruas jalan di Ketapang. Surat tersebut menjadi landasan kebijakan kolaborasi pembangunan antara pemerintah daerah dan perusahaan.
Pada 5 Januari 2026, Alex menyampaikan surat kepada PT. Mentari Pratama, PT. Lestari Abadi Perkasa, PT. Bekatik Subur, dan PT. Warna Hijau Pesaguan. Surat tersebut bertujuan meminta dukungan perbaikan Ruas Jalan Tumbang Titi – Beringin melalui program TJSLP.
“Surat ini dimaksudkan untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan yang memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat, kelancaran aktivitas ekonomi, serta penguatan konektivitas wilayah,” kata Alex.
Dia meyakini bahwa pembangunan yang kuat lahir dari kolaborasi yang adil dan bertanggung jawab. Melalui sinergi ini, masyarakat memperoleh akses jalan yang lebih layak, dunia usaha mendapatkan dukungan infrastruktur yang berkelanjutan, dan pemerintah daerah dapat memastikan pemerataan pembangunan berjalan secara efektif.
“Untuk itu, pelaksanaan kegiatan di lapangan diharapkan dapat dikoordinasikan dengan camat dan kepala desa setempat agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata,” harapnya.
“Upaya ini merupakan bagian dari arah pembangunan Ketapang yang saya jaga secara konsisten, yakni pembangunan yang maju, mandiri, dan berkeadilan, dengan mengedepankan kebersamaan seluruh pemangku kepentingan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)
