
KETAPANG, MENITNEWS.ID — Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Jumat (2/1/2026). Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang dan menjadi momentum awal penataan birokrasi di awal tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal untuk membangun Ketapang melalui birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Ini adalah langkah awal kita untuk menata birokrasi, sekaligus langkah awal untuk membangun Ketapang. Pelantikan ini sudah melalui proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Bupati.
Bupati menekankan bahwa memasuki awal tahun 2026, tidak boleh ada waktu yang terbuang sia-sia. Seluruh jajaran birokrasi diminta langsung bergerak cepat dan menunjukkan kinerja nyata kepada masyarakat.
“Di awal tahun 2026 ini saya tidak ingin ada waktu yang terbuang. Kita harus bergerak, karena rakyat Ketapang menunggu bukti nyata kerja kita,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan, terutama di tengah berbagai keterbatasan yang ada.
“Pemimpin yang hebat adalah mereka yang tetap kreatif dan inovatif walau dalam segala keterbatasan. Ketapang ini perlu perbaikan dalam segala lini, dan itu hanya bisa dilakukan jika pejabatnya mau berpikir out of the box, bukan berpikiran standar,” katanya.
Dalam era digital saat ini, Bupati menilai birokrasi harus mampu beradaptasi dan bergerak cepat dalam merespon kebutuhan serta keluhan masyarakat. Ia bahkan mewajibkan para pejabat untuk aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik.
“Di era digital ini kita harus bergerak cepat merespon masyarakat. Saya minta pejabat aktif di media sosial, melihat langsung keluhan masyarakat dan meresponnya. Jangan sampai kita tertinggal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa seluruh perangkat daerah merupakan satu tim besar dengan satu tujuan utama, yakni memajukan Kabupaten Ketapang.
“Kita adalah satu tim besar dengan satu tujuan, memajukan daerah ini. Perangkat daerah harus bekerja bersama, saling mendukung dan saling menguatkan. Jangan berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Ia juga menegaskan perubahan paradigma birokrasi yang harus terus diperkuat, dari budaya dilayani menjadi budaya melayani.
“Kedepan, birokrasi Ketapang ini harus menjadi mesin pembangunan dan memiliki jiwa melayani, bukan dilayani. Saya tidak mau birokrasi Ketapang hari ini pongah dan sombong,” tegas Alexander Wilyo.
Menurutnya, jabatan yang diemban para pejabat bukanlah hak, melainkan amanah dan titipan dari Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada negara maupun kepada masyarakat.
“Jabatan ini adalah amanah, titipan Tuhan, bukan hak. Karena itu, gunakan jabatan ini sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta berharap momentum pelantikan ini menjadi titik awal peningkatan kinerja birokrasi.
“Selamat kepada bapak ibu yang baru saja dilantik. Saya perlu bapak ibu semua di posisi-posisi itu. Mari kita jadikan momentum pelantikan ini untuk bekerja lebih baik demi Ketapang yang kita cintai,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Ketapang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah serta pimpinan perangkat daerah.
Adapun pejabat manajerial yang dilantik pada kesempatan tersebut, yakni:
- ANDREAS HARDI, S.Pd.SD, M.Pd
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
- DONATUS FRANSEDA, AP, MM
Asisten Administrasi Umum
- ABSALON, SE, M.Som
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
- Drs. MARYADI
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
- Drs. DARMA, M.Pd
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan
- DEVY HARINDA, SSTP., M.E
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
- DONI ANDRIAWAN, S.STP., M.E
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
- EDI RADIANSYAH, S.H., M.H
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
- JUNAIDI FIRRAWAN, S.Sos., M.E
Inspektur
- SATUKI, M.Si
Kepala Dinas Sosial
- MARWAN NOR, M.M
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah
- ALBERTIN TRI KURNIASIH, S.Si., Apt., M.E
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Ketapang.
