
TINJAU : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meninjau pengerjaan Jalan Pelang-Kepuluk, Minggu (12/10).
KETAPANG, MENITNEWS.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melakukan kunjungan kerja ke wilayah selatan Kabupaten Ketapang, Minggu (12/10). Di antaranya Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Pemahan, Tumbang Titi, dan Kecamatan Manismata.
Di Sungai Melayu Rayak, Alex meninjau progres pemasangan tiang pancang (mini pile) pada ruas Palan Pelang–Kepuluk, serta memantau perbaikan jalan melalui program CSR gotong royong bersama perusahaan-perusahaan di sekitar wilayah tersebut.
“Beberapa segmen telah berjalan baik, namun ada pula yang masih perlu dorongan agar lebih maksimal,” kata Alex di sela-sela peninjauan jalan tersebut.
Alex meminta kepada para kontraktor agar tetap bekerja meskipun hari Minggu. Menurutnya, masyarakat menunggu hasil dari pengerjaan jalan tersebut. “Saya harus memastikan setiap pembangunan berjalan di jalurnya,” ungkapnya.
Dia mengakui, kondisi saat ini tidak mudah. Pemotongan anggaran alokasi Transfer ke Daerah (TKD) membuat ruang fiskal kita semakin sempit. Banyak rencana yang harus ditata ulang, sementara kebutuhan masyarakat terus mendesak.
Namun, hal itu tidak akan menyurutkan semangat dan tekad saya untuk terus berjuang. “Anggaran boleh berkurang, tapi semangat membangun tidak boleh kendur. Justru di saat seperti ini, komitmen kita diuji. Kita harus bekerja lebih cerdas, lebih gotong royong, dan tetap fokus mewujudkan Ketapang yang maju dan mandiri,” tegasnya.
Baginya, membangun Ketapang bukan hanya tentang proyek dan angka, tetapi tentang tanggung jawab moral kepada masyarakat.
“Saya percaya, dengan kerja keras dan kebersamaan, kita mampu memperkuat pembangunan infrastruktur dasar, jalan, jembatan, listrik, dan akses internet, sebagai fondasi pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa,” ujarnya.
“Tidak ada kata berhenti bagi pembangunan Ketapang. Keterbatasan bukan alasan untuk menyerah, justru menjadi pemantik untuk bekerja lebih sungguh-sungguh demi kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” pungkasnya. (*)
