Merajut Persatuan Lintas Agama dan Etnis

Teks foto
APRESIASI : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengapresiasi silaturahmi yang dihadiri tokoh lintas agama di Desa Tanjungpura, Muara Pawan, Minggu (10/8).

KETAPANG, MENITNEWS.id – Suasana penuh kehangatan dan persaudaraan menyelimuti Pondok Hidayaturrahman Kampus Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, tempat berlangsungnya silaturahmi kebangsaan, Minggu (10/8). Acara yang diinisiasi oleh Rois Syuriah PCNU Ketapang, KH. Jemaie Makmur ini dihadiri perwakilan tokoh dari lintas agama.

Sejumlah tokoh lintas agama yang hadir di antaranya Ketua MUI Ketapang, KH. M. Faisol Machsum, Uskup Keuskupan Ketapang Mgr. Pius Riana Prapdi, Ketua Umum Persatuan Gereja Kristen Ketapang (PGKK), Pdt. Yance Abidano, Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Ketapang, Pandita Sudarso, serta tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan silaturahmu ini sebagai bentuk komitmen untuk memupuk persatuan bangsa dan merajut kesatuan NKRI.

“Saling kenal di antara kita itu penting. Kadang sulit untuk bertemu, namun hari ini kita dipertemukan di rumah singgah ini dengan niat silaturahmi. Sekaligus saya ingin mengucapkan terima kasih, karena Pilkada telah berlangsung aman, damai, dan tanpa gesekan,” ucap Alex.

Dia juga memohon doa dan dukungan dari seluruh alim ulama, para pemuka agama, dan masyarakat untuk bergotong royong membangun Ketapang. “Saya membuka diri untuk mendengar langsung apa yang menjadi harapan dari para pemuka agama dan tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Momentum ini dipandang sebagai awal yang baik. Ke depan, pertemuan akan digilir. Dimulai dari rumah singgah, dilanjutkan di pendopo, lalu di kediaman uskup, serta tokoh agama lainnya dari Hindu maupun Buddha.

“Saya menegaskan pentingnya hubungan baik antara pemerintah daerah dan para pemuka agama. Hal-hal baik dari pendahulu akan saya teruskan, dan yang kurang akan kita perbaiki bersama. Budaya, jati diri, identitas, dan harga diri kita sebagai bangsa akan kita jaga,” tegasnya. (*)

Berita Terkait