Desa Paya Kumang Deklarasikan ODF

Teks foto
DEKLARASI : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri deklarasi ODF Desa Payak Kumang, Kamis (3/7).

KETAPANG, MENITNEWS.id – Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berkomitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Komitmen ini kembali dibuktikan dengan terlaksananya Deklarasi Open Defecation Free (ODF) oleh Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Kamis (3/7).

Deklarasi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD Kabupaten Ketapang, unsur Forkopimcam Delta Pawan, para kepala desa se-Kecamatan Delta Pawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Paya Kumang.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengapresiasi kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Desa Paya Kumang atas komitmen dan kerja kerasnya hingga berhasil meraih status desa bebas dari praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Program STBM dengan lima pilar utamanya yakni penghentian BABS, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair adalah bentuk nyata dari upaya kita bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, kuat, dan tangguh.

“Praktik BABS bukan hanya soal kebersihan, tapi juga berkaitan langsung dengan peningkatan risiko penyakit menular seperti diare, kolera, dan disentri, hingga permasalahan gizi buruk dan stunting pada anak. Maka dari itu, peningkatan sanitasi menjadi bagian penting dari strategi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Ketapang,” kata Alex.

Dia mengajak seluruh elemen pemerintahan, mulai dari desa hingga kabupaten, serta masyarakat dan mitra pembangunan, untuk terus memperkuat perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. “Deklarasi ODF bukanlah akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab kolektif untuk menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan bersama,” ungkapnya.

Alex berharap keberhasilan Desa Paya Kumang ini menjadi inspirasi dan pemicu semangat bagi desa-desa lain di Ketapang agar segera menyusul meraih status ODF. “Mari bersama kita jadikan Ketapang sebagai kabupaten yang sehat, mandiri, dan berkeadilan dimulai dari rumah dan keluarga,” ajaknya.

Dia menambahkn, demi mendukung masa depan generasi penerus bangsa, dia juga ingin menyampaikan bahwa pada tahun ajaran baru ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang akan memberikan seragam dan buku tulis gratis bagi seluruh siswa SD dan SMP.

“Saya ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak kita yang tertinggal dari pendidikan hanya karena kendala biaya,” paparnya.

Pemkab Ketapang juga akan menyiapkan beasiswa bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, agar mereka bisa terus melanjutkan pendidikan dengan penuh semangat dan harapan. “Saya percaya, di pundak merekalah masa depan Ketapang kita titipkan,” tegasnya. (*)

Berita Terkait