
PONTIANAK, MENITNEWS.id – Seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di PT Indonesia Kendawang Industrial Park Teknologi Development di Kecamatan Muara Pawan, Ketapang yang beberapa waktu lalu yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Pontianak dari RSUD Agoesdjam Ketapang saat dipastikan negatif dari virus corona.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menjelaskan, hasil uji laboratorium terhadap sampel darah dan lendir tenggorokan TKA ternyata didiagnosis mengalami demam berdarah.
“Hasil uji sampel sudah keluar dan menunjukkan bahwa TKA mengalami demam berdarah dan negatif dari corona,” terangnya, Senin (9/3/2020).
Saat ini, diakuinya bahwa TKA tersebut masih dalam proses perawatan penyembuhan dari sakit DBD.
“Dinas Kesehatan Ketapang kita minta segera mengambil langkah untuk pencegahan wabah DBD, pemantauan terhadap kasus DBD jangan sampai kendor karena isu corona,” harapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Agoesdjam Ketapang, Feria Kowira membenarkan adanya seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China yang diisolasi RSUD Agoesdjam Ketapang untuk kemudian di rujuk ke RSUD Soedarso Pontianak.
Dari hasil pemeriksaan sementara selama di RSUD Agoesdjam Ketapang ditegaskan bahwa pasien tidak menunjukkan adanya tanda-tanda menderita pneumonia.
“Saat ini kondisi pasien sendiri sudah berangsur membaik dengan demam yang sudah menurun, serta dari hasil ronsen dokter radiologi yang sampai saat ini masih dalam keadaan baik dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pneumonia,” jelas Feria kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).
Feria menerangkan, pasien tersebut dirawat Selasa malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Pasien mengeluh batuk dan demam beberapa hari.
“Makanya sesuai dengan prosedur yang ada kita langsung lakukan pelayanan sesuai dengan protap seperti petugas kita menggunakan alat pelindung diri lengkap dan mengisolasi pasien tersebut,” ujar Feria. (Ji)
