
KETAPANG, MENINTNEWS.id – Menyikapi persoalan virus Corona yang saat ini mewabah disejumlah Negara. Bupati Ketapang, Martin Rantan, meminta kepada masyarakat agar tidak panik. Terlebih lagi sampai melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Pasalnya, hingga saat ini belum ditemukan kasus Corona di wilayah Ketapang khususnya.
Martin, meminta masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi terkait virus Corona yang masih belum tentu benar, terlebih lagi disebarkan di media sosial. Hal itu tentu akan menimbulkan kepanikan kepada masyarakat lainnya.
“Tidak perlu panik dan jangan menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” katanya, Kamis (5/3/2020).
Martin juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak memborong makanan atau menimbun sembako ataupun kebutuhan lainnya, lantaran jika itu terjadi maka akan menganggu kestabilan perekonomian dan pastinya merugikan banyak orang.
“Termasuk juga tidak menimbun masker. Jadi belilah semuanya sesuai kebutuhan sehari-hari,” mintanya.
Martin menambahkan, meskipun tidak harus panik, ia tetap meminta masyarakat untuk selalu waspada dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga stamina dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.
“Jika mengalami demam lebih dari 38 drajat, batuk sakit tenggorokan dan sesak nafas, kenakan masker dan segara memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat atau langsung ke RSUD dr Agoesdjam Ketapang,” tuturnya.
Sementara itu, sejak bulan lalu stok masker di apotek yang tersebar di Ketapang jauh berkurang, bahkan cukup sulit untuk didapatkan. Hal tersebut diduga akibat mewabahnya virus Corona.
Seorang apoteker Medistra Farma, Zumrotul Chabibah, mengatakan pihaknya sudah tidak mendapatkan suplay masker dari agen sejak bulan lalu. Bahkan saat ini pembelian masker oleh pihaknya dibatasi hanya 10 box dalam satu kali beli
“Permintaan masker banyak sekali, tapi kalau sudah tidak ada mau gimana lagi,” tutupnya. (adv)
